Di era digital seperti sekarang, perubahan terjadi di semua lini, termasuk dunia politik. Bukan hanya perusahaan besar yang berlomba mencari talenta kreatif, kini partai politik pun ikut membuka peluang kerja untuk content creator. Peran mereka menjadi sangat penting untuk menghadirkan pesan-pesan politik yang segar, menarik, dan dekat dengan generasi muda. Dunia politik yang dulu terkesan kaku kini mulai bertransformasi menjadi lebih dinamis dan adaptif, mengikuti arus zaman yang serba digital.
Bagi kalian yang tertarik jadi #ContentCreator #VideoEditor atau #GraphicDesigner,DPP Bidang Ekonomi Kreatif dan Digital Partai Perindomembutuhkan beberapa posisi:Thursday, January 2, 2025
Sunday, December 29, 2024
"Jangan Pekerjakan Manusia" Iklan ArtisanAI yang bikin Gempar
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, dunia kembali digemparkan oleh sebuah iklan kontroversial dari perusahaan AI berbasis di Amerika. Dengan pesan mencolok, “Jangan Pekerjakan Manusia Lagi,” iklan ini memancing berbagai reaksi dari publik, mulai dari kekaguman hingga kecaman.
Iklan tersebut dirilis oleh ArtisanAI, sebuah perusahaan
yang fokus pada pengembangan teknologi kecerdasan buatan untuk berbagai sektor,
termasuk kreatif, pemasaran, hingga manajemen bisnis. Dalam iklannya, ArtisanAI
menonjolkan efisiensi, kecepatan, dan biaya rendah dari teknologi AI mereka
dibandingkan tenaga kerja manusia.
baca juga Tips membuat prompt
Pesan Kontroversial
di Balik Iklan
ArtisanAI mengklaim bahwa solusi mereka mampu menggantikan
manusia dalam banyak pekerjaan, khususnya di bidang kreatif seperti desain,
penulisan, hingga produksi video. Mereka menyebutkan bahwa AI tidak hanya lebih
cepat, tetapi juga bebas dari kesalahan manusiawi seperti kelelahan, emosi, atau
keterbatasan kreativitas.
Namun, slogan “Jangan Pekerjakan Manusia Lagi” menjadi bahan
diskusi hangat. Banyak yang menilai langkah ArtisanAI sebagai serangan langsung
terhadap tenaga kerja manusia, terutama di sektor kreatif yang kerap dianggap
tak tergantikan oleh mesin.
baca juga ChatGPT di Whatsapp
Pro dan Kontra di
Masyarakat
Bagi sebagian pihak, iklan ini dianggap sebagai gambaran
masa depan yang tidak terhindarkan. Pendukung teknologi berpendapat bahwa AI
memang dirancang untuk meringankan pekerjaan manusia dan meningkatkan
produktivitas.
Namun, kritik keras datang dari berbagai organisasi pekerja
dan pemerhati hak tenaga kerja. Mereka menganggap ArtisanAI tidak peka terhadap
isu pengangguran yang semakin tinggi akibat otomatisasi. Bahkan, beberapa
kreator ternama menyebut iklan ini sebagai ancaman terhadap eksistensi seni dan
pekerjaan berbasis human touch.
Dampaknya pada
Industri Kreatif
Iklan ArtisanAI juga memicu perdebatan tentang peran AI
dalam industri kreatif. Apakah AI mampu menggantikan kreativitas manusia
sepenuhnya? Ataukah teknologi ini hanya akan menjadi alat pendukung bagi para
pekerja?
Meskipun AI terbukti unggul dalam efisiensi, banyak yang
percaya bahwa kreativitas manusia tetap memiliki keunikan yang sulit
direplikasi. Namun, kenyataan bahwa perusahaan besar kini mulai beralih ke
solusi AI menunjukkan bahwa perubahan besar sedang terjadi.
Masa Depan Industri Kreatif: Kolaborasi atau Kompetisi?
Meski Artisan AI mencoba mempromosikan dominasi teknologi,
kenyataannya adalah manusia dan AI memiliki potensi untuk berkolaborasi. AI
dapat mempercepat proses produksi, tetapi ide, emosi, dan empati yang melekat
pada manusia tetap menjadi elemen yang sulit digantikan.
Sebagai contoh, mahasiswa IMDE dapat menggunakan berbagai
tools AI untuk membantu dalam mencari ide, membuat desain ataupun membuat
konten pendek, sementara fokus mereka tetap pada pengembangan konsep kreatif
yang unik. Dengan demikian, kolaborasi ini dapat menghasilkan karya yang tidak
hanya efisien, tetapi juga memiliki nilai seni yang mendalam.
Thursday, December 19, 2024
Cara Pakai ChatGPT di WhatsApp, Solusi Alternatif selain Meta AI
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI) semakin merasuki kehidupan kita sehari-hari. Salah satu inovasi AI yang menarik perhatian banyak orang adalah ChatGPT. Setelah kemunculan Meta AI yang meramaikan dunia AI, kini ChatGPT hadir di smartphone, memberikan kemudahan dan kepraktisan bagi penggunanya.
Apa
Itu ChatGPT?
ChatGPT
adalah chatbot berbasis AI yang dikembangkan oleh OpenAI. Teknologi ini
dirancang untuk memahami dan merespons berbagai pertanyaan atau perintah yang
Anda berikan dalam bentuk percakapan. Baik untuk mencari informasi, membantu
menyelesaikan tugas, atau sekadar menemani Anda berbincang, ChatGPT menjadi
solusi pintar yang selalu siap membantu.
ChatGPT
di Whatsapp
Belakangan
ini, WhatsApp mulai dipenuhi berbagai chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI).
Setelah sebelumnya merilis Meta AI, kini hadir ChatGPT, chatbot populer dari
OpenAI, di aplikasi WhatsApp. Sebelumnya, ada juga chatbot Copilot dari
Microsoft. ChatGPT di WhatsApp bisa menjadi alternatif menarik selain Meta AI.
Sama seperti Meta AI, ChatGPT di WhatsApp mendukung berbagai bahasa, termasuk
bahasa Indonesia.
baca juga Cara Membuat Prompt
Di
WhatsApp, pengguna bisa ngobrol langsung dengan ChatGPT untuk bertanya apa saja
atau minta bantuan mengerjakan berbagai tugas. Kemampuan ChatGPT di WhatsApp
mirip dengan versi web atau aplikasinya. Anda bisa memintanya membuat ide,
menulis teks, menerjemahkan, atau mengerjakan tugas lain yang berkaitan dengan
teks. Dengan hadirnya di WhatsApp, akses ke ChatGPT jadi lebih praktis dan
mudah.
Cara
Menambahkan ChatGPT di Whatsapp
Sebelum
bisa menggunakan, pengguna harus menambahkan akun ChatGPT ke WhatsApp terlebih
dulu karena ChatGPT bukan fitur bawaan WhatsApp seperti Meta AI. ChatGPT hadir
dalam bentuk akun chatbot dengan nomor telepon khusus yang perlu disimpan.
Berikut
caranya:
- Simpan
nomor ChatGPT ini: 18002428478 (tanpa tanda kutip).
- Atau klik link ini: http://wa.me/18002428478.
Setelah
menyimpan nomor atau mengklik link, ruang obrolan dengan ChatGPT akan otomatis
terbuka. Di situ, Anda bisa langsung chatting dengan ChatGPT untuk bertanya
atau minta bantuan berbagai hal seperti halnya menggunakan whatsapp.
baca juga Peluang Karir Lulusan D4 Produksi Media
Pengguna
bisa langsung ngobrol dengan ChatGPT di WhatsApp untuk bertanya atau minta
bantuan. Tapi, perlu diketahui, ChatGPT di WhatsApp belum sekomplet versi
aplikasi atau webnya. Saat dicoba, ChatGPT di WhatsApp belum bisa digunakan
untuk membuat gambar dan hanya bisa mengolah teks atau memberi informasi.
Sunday, December 15, 2024
Tips Membuat Prompt, Agar Gambar Yang diinginkan Sesuai
Dalam dunia kreatif,
membuat gambar menggunakan AI seperti Bing Image Creator adalah salah satu cara
terbaik untuk menghasilkan visual menarik tanpa harus memiliki keterampilan
desain profesional. Namun, hasil gambar yang dihasilkan sangat bergantung pada
bagaimana Anda menulis prompt. Prompt adalah perintah atau deskripsi
yang Anda berikan kepada AI untuk menciptakan gambar. Maka dari itu, menulis
prompt yang jelas dan tepat sangat penting.
Berikut panduan lengkap
untuk membuat prompt yang benar dan efektif:
1. Jelaskan Secara
Detail
Tuliskan dengan lengkap
apa yang ingin kamu lihat. Hindari kata-kata yang terlalu umum, supaya AI bisa
lebih mengerti.
- Contoh umum: “Gambar pantai.”
- Contoh detail: “Pemandangan pantai saat
matahari terbenam dengan langit oranye, ombak tenang, dan kapal kecil di
kejauhan.”
2. Tentukan Gaya
Gambarnya
Kamu mau gambar seperti
apa? Kartun, lukisan, fotografi, atau yang lainnya? Tulis jenis gayanya di
prompt.
- Contoh:
- “Kartun hewan lucu.”
- “Lukisan klasik.”
- “Foto realistis.”
![]() |
Fotografi close-up kupu kupu merah menghisap nektar dari bunga , latar belakang blur, pencahayaan alami (prompt) |
4. Jelaskan Komposisi
Visual
Jika Anda ingin hasil
gambar memiliki komposisi tertentu, sertakan informasi seperti posisi elemen,
jarak kamera, atau perspektif.
- Contoh:
- “Kucing putih duduk di atas
pagar kayu dengan latar belakang taman penuh bunga.”
- “Foto close-up bunga mawar merah
dengan tetesan air.”
5. Tambahkan Detail
Waktu dan Tempat
Deskripsi waktu dan
tempat memberikan konteks lebih dalam untuk gambar.
- Contoh:
- “Kota kecil di Jepang pada musim
semi dengan bunga sakura bermekaran.”
- “Pemandangan gurun pasir saat
matahari terbenam.”
6. Hindari Kata-Kata
Ambigu
Kata-kata yang bersifat
abstrak atau ambigu akan membuat hasilnya tidak sesuai dengan yang diinginkan.
Pastikan setiap kata yang Anda gunakan mudah dipahami oleh AI.
7. Eksperimen dan
Perbaiki Prompt
Terkadang, hasil yang
Anda dapatkan mungkin belum sesuai. Jangan ragu untuk mencoba variasi kata atau
menambahkan detail tambahan. Misalnya:
- Hasil pertama: “Gambar kuda di
padang rumput.”
- Perbaikan: “Ilustrasi kuda coklat berlari di padang rumput hijau dengan latar belakang pegunungan saat matahari terbenam.”
8. Tambahkan
Kata-Kata Khusus (Jika Perlu)
Bing Image Creator
sering kali mendukung kata kunci tambahan untuk menyesuaikan hasil. Misalnya:
- "4K resolution" untuk hasil lebih tajam.
- "Highly detailed" untuk gambar dengan detail lebih
kompleks.
- "Isometric view" untuk tampilan perspektif
tertentu.
Contoh Prompt yang
Efektif
- “Ilustrasi rumah kecil di tengah
salju, dikelilingi pohon pinus, dengan cerobong asap mengeluarkan asap
tipis, gaya lukisan klasik.”
- “Robot futuristik berdiri di
tengah kota cyberpunk yang penuh lampu neon, gaya ilustrasi digital
realistis.”
- “Fotografi close-up lebah
menghisap nektar dari bunga ungu, latar belakang blur, pencahayaan alami.”
Membuat prompt yang
benar adalah keterampilan yang bisa diasah. Dengan deskripsi yang detail,
spesifik, dan terstruktur, Anda bisa mendapatkan hasil gambar dari Bing Image
Creator sesuai dengan imajinasi Anda. Jadi, jangan ragu untuk berkreasi dan
mencoba berbagai variasi prompt!
Selamat mencoba!
Friday, November 29, 2024
Peluang Karier Lulusan D4 yang Menjanjikan di Era Digital
Kalau dulu jenjang pendidikan sarjana alias S1 jadi primadona, sekarang D4 (Diploma 4) mulai unjuk gigi sebagai pilihan pendidikan yang nggak kalah menarik. Kenapa? Karena lulusan D4 nggak cuma dibekali teori, tapi juga keterampilan praktis yang bikin mereka lebih siap kerja. Di era digital ini, lulusan D4 punya peluang besar untuk sukses, apalagi dengan kebutuhan industri yang makin spesifik.
baca juga S1 Versus D4
Apa Sih D4 Itu?
D4 itu sederhananya adalah kombinasi sempurna antara
teori dan praktik. Jenjang ini setara dengan S1, tapi fokusnya lebih ke
keterampilan teknis yang dibutuhkan langsung di dunia kerja. Jadi, lulus D4,
kamu nggak cuma punya gelar, tapi juga jam terbang yang bikin perusahaan
yakin sama skill kamu.
Keunggulan Lulusan D4
Kenapa lulusan D4 makin diminati? Ini dia alasannya:
- Siap
Kerja: Dengan kurikulum berbasis praktik, lulusan D4 udah terbiasa
menghadapi tantangan dunia kerja.
- Kualifikasi
Setara S1: Posisi yang butuh gelar sarjana juga bisa diisi oleh
lulusan D4.
- Fokus Industri: Pendidikan D4 dirancang sesuai kebutuhan pasar, jadi skill-nya langsung relevan.
Peluang Karier Lulusan D4 Produksi Media: Siap Eksis di
Era Digital!
Industri media terus berkembang pesat, apalagi di era
digital ini. Dengan semakin banyaknya platform media, baik itu televisi,
digital streaming, maupun media sosial, kebutuhan akan tenaga profesional di
bidang produksi media pun meningkat. Lulusan D4 Produksi Media hadir
sebagai solusi, menawarkan keahlian teknis yang solid dan pemahaman mendalam
tentang industri kreatif.
Berikut ini adalah gambaran peluang karier bagi lulusan D4
Produksi Media yang semakin menjanjikan:
1. Industri Televisi dan Penyiaran
Televisi tetap menjadi salah satu media utama yang
membutuhkan tenaga profesional, terutama dengan tren multi-platform
broadcasting. Lulusan D4 Produksi Media punya peluang besar untuk berkarier di
sini, seperti:
- Produser
Program TV: Merancang, mengelola, dan memproduksi program yang menarik
dan sesuai dengan target audiens.
- Video
Editor: Mengolah materi visual menjadi tayangan berkualitas tinggi.
- Scriptwriter:
Menulis naskah kreatif untuk program TV.
- Director
(Penyutradaraan): Mengarahkan kru dan talent untuk menghasilkan
tayangan yang berkualitas.
2. Konten Digital dan Media Online
Revolusi digital membuka peluang baru bagi lulusan D4 Produksi Media. Banyak
perusahaan mencari tenaga ahli untuk memenuhi kebutuhan konten di platform
digital. Peluang yang bisa digarap antara lain:
- Content Creator Profesional:
Membuat konten yang menarik di YouTube, Instagram, TikTok, atau media
digital lainnya.
- Digital Producer:
Mengelola dan memproduksi konten untuk media online dan streaming
platform.
- Live Streaming Specialist:
Menangani teknis produksi acara live, seperti webinar, konser online, atau
event virtual.
- Social Media Manager: Mengelola strategi konten media sosial perusahaan atau brand.
3. Wirausaha di Bidang Media
Banyak lulusan D4 Produksi Media yang akhirnya memilih jalan sebagai
pengusaha. Dengan keahlian yang dimiliki, mereka bisa membangun bisnis di
bidang kreatif, seperti:
- Production House:
Menyediakan jasa produksi video untuk klien korporat atau individu.
- Konsultan Media: Membantu
perusahaan atau individu dalam membuat konten kreatif yang efektif.
- Freelance Videographer/Photographer: Menawarkan jasa pembuatan video dan foto untuk berbagai kebutuhan.
Tantangan Lulusan D4
Meski peluangnya besar, ada tantangan juga. Salah satunya, masih ada yang belum paham keunggulan D4 dibanding S1. Tapi, ini justru jadi kesempatan buat kamu sebagai lulusan D4 untuk menunjukkan bahwa skill kamu nggak kalah bersaing.
baca juga D4 Produksi Media
Kesimpulan
Lulusan D4 punya masa depan yang cerah, apalagi di era digital. Dengan
kombinasi keterampilan teknis dan pengalaman praktik, lulusan D4 cocok banget
buat memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.
Jadi, kalau kamu mau jadi profesional yang siap kerja, nggak ada salahnya
pilih jenjang D4. Kamu siap jadi bagian dari perubahan?
Wednesday, November 20, 2024
Lowongan Videographer, Reporter, & Fotografer di Kemenkomdigi
Kualifikasi
· Pendidikan Minimal Si semua jurusan.
· Fresh graduate diperkenankan mendaftar.
· Memiliki pengalaman bekerja sebagai videographer di media massa (cetak, online, atau televisi) atau pengalaman relevan di bidang komunikasi minimal 1 tahun akan menjadi nilai tambah.
· Menguasai teknik pengambilan gambar video, editing, live streaming, dan drone.
· Menguasai penggunaan kamera video Sony A7, Sony NX 100
· Menguasai aplikasi editing video (adobe premiere, adobe after effect, Capcut)
· Mampu bekerja sama dengan baik dalam tim dan menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak.
· Mampu bekerja di bawah tekanan dan menyelesaikan tugas tepat waktu.
· Mampu menyesuaikan angle video yang menarik
· Mampu menganalisis informasi da menyajikannya secara jelas dan ringkas.
· Mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dan perkembangan teknologi.
· Memahami kebijakan publik yang relevan dengan bidang tugas Kemkomdigi menjadi nilai tambah,
Tugas
· Mengumpulkan, mengambil mengolah dan menyusun hasil liputan kegiatan instansi dengan output hard news
· Melakukan kegiatan produksi konten video
· Malakukan kegiatan live streaming video
· Membuat hasil kerja dalam bentuk laporan tugas
· Pendidikan minimal S1 Ilmu Jurnalistik, Ilmu Komunikasi, atau bidang Komunikasi lainnya.
· Fresh graduate diperkenankan mendaftar
· Memiliki pengalaman bekerja sebagai reporter di media massa (cetak, online, atau televisi) atau pengalaman relevan di bidang komunikasi minimal 1 tahun akan menjadi nilai tambah.
· Menguasai teknik penulisan berita, wawancara, dan liputan lapangan.
· Menguasai teknik penulisan berita, wawancara, dan liputan lapangan.
· Menguasai bahasa Indonesia dengan baik, balk lisan maupun tulisan.
· Kemampuan berbahasa asing (Inggris) merupakan nilai tambah.
· Menguasal berbagal tools jurnalistik digital.
· Mampu bekerja sama dengan baik dalam tim dan menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak.
· Mampu bekerja di bawah tekanan dan menyelesaikan tugas tepat waktu
· Mampu menyesuaikan angle berita/rilis yang menarik.
· Mampu menganalisis informasi dan menyajikannya secara jelas dan ringkas.
· Mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan dan perkembangan teknologi.
· Memahami kebijakan publik yang relevan dengan bidang tugas Kemkomdigi menjadi nilai tambah.
· Meliput kegiatan instansi maupun pimpinan
· Mengumpulkan, mengambil dan mengolah data untuk output berita/rilis/artikel
· Menulis hasil liputan untuk dijadikan berita/rilis/artikel
· Menyusun hasil kerja dalam bentuk laporan tugas
baca juga Mengenal D4 Produksi Media
· Memiliki pengalaman bekerja sebagal Fotografer Profesional minimal 3 tahun
· Mampu bekerja sama dengan baik dalam tim dan menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak.
· Mampu bekerja di bawah tekanan dan menyelesaikan tugas tepat waktu.
· Memahami menggunakan kamera DSLR/Mirrorless, termasuk pengaturan manual (ISO, aperture, shutter speed)
· Memahami komposisi, pencahayaan, dan pengaturan kamera.
· Mampu menggunakan berbagai jenis kamera profesional (DSLR. mirrorless)
· Memiliki kemampuan penguasaan perlengkapan pendukung, seperti lensa, tripod, flash, dan lainnya.
· Memiliki kemampuan mengedit foto menggunakan perangkat lunak seperti Adobe Photoshop Lightroom, atau software serupa.
· Memiliki kemampuan menciptakan konsep visual untuk keperluan publikasi kementerian.
· Memiliki kemampuan menghasilkan konsep foto yang menarik dan inovatif
· Mampu bekerja di berbagai kondisi seperti outdoor, indoor, atau studi
Tugas
· Melakukan dokumentasi foto kegiatan instansi dan pimpinan
· Melakukan editing foto seusai kegiatan
· Mengumpulkan, mengambil, mengolah dan menyusun stock foto
· Menyusun hasil kerja dalam bentuk laporan tugas
Friday, November 15, 2024
Lowongan MCR Indosiar , Moji TV, dan MOP Channel
PT. Media Onsu Perkasa yang dikenal
dengan MOP Channel merupakan One Stop Entertainment dan Media Solution yang
menciptakan berbagai konten informatif, edukatif dan menghibur. Kami mencari
"Staf Kreatif" dengan persyaratan di bawah ini.
MOJI sedang mencari On Air Promo
Officer
Jika Anda memiliki minat dalam
bidang penyiaran, mahir dalam penulisan naskah, dan mahir dalam Adobe Premiere
Pro, ini bisa menjadi peluang besar Anda! 🌟
Daftar sekarang dan jadilah bagian
dari sesuatu yang menarik! ✨
🔗 bit.ly/MOJIcareer
MCR Officer Indosiar